Posted by: delayoe on: April 7, 2009
Tanda-tanda kehamilan
1. Puting/payudara lebih lembut
Jika Anda hamil, Anda akan mengenali bahwa payudara dan putingnya menjadi lebih lembut sekitar tiga pekan setelah pembuahan (saat haid terlambat sekitar seminggu). Mungkin payudara terasa bengkak, serupa dengan saat menjelang haid.
2. Muncul flek dan kram
Saat anda hamil, biasanya ditandai dengan munculnya flek pink di celana dalam yang terjadi saat implantasi (manakala embrio menempel di dinding uterus. Hal ini terjadi sekitar 8-10 hari menyusul ovulasi, sedikit lebih awal dibanding datangnya waktu haid). Kadang kita salah mengartikannya sebagai haid, hanya waktunya lebih pendek ketimbang menstruasi normal. Kram juga umum terjadi di awal kehamilan. Sampai kehamilan trimester kedua, kram seperti ini akan muncul. Kontraksi di rahim terjadi secara teratur, meningkat dengan olahraga, orgasme dan bahkan perubahan posisi.
3. Penggelapan areola
Pada kehamilan awal, Anda mungkin mengenali daerah areola (daerah gelap yang mengelilingi puting payudara) mulai menjadi lebih gelap dan diameternya membesar. Diyakini bahwa bertambah gelapnya warna areola membantu bayi yang baru lahir menemukan puting untuk menyusu. Anda mungkin juga akan mengenali bahwa vena di payudara menjadi lebih kelihatan karena penegangan payudara.
4. Lelah berlebihan
Jika anda hamil, gejala yang paling umum dalam delapan hingga sepuluh minggu pertama adalah rasa lelah. Saat hamil, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang signifikan. Seluruh tubuh Anda perlu melakukan penyesuaian terhadap proses baru bertumbuhnya janin. bagi sebagian besar wanita, kelelahan akan pergi saat usia kehamilan 12 minggu.
5. Mual dan muntah
Jika Anda hamil, pada awal kehamilan, beberapa hari setelah pembuahan, mungkin akan mengalami morning sickness. Sebenarnya morning sickness ini nama yang salah, karena pada kenyataannya mual dan muntah bisa terjadi kapan saja: pagi, siang, malam.
6. Sering buang air kecil
Saat haid terlambat satu hingga dua minggu, mungkin keinginan buang air kecil menjadi lebih sering ketimbang biasanya. Ini karena janin yang tumbuh di rahim menekan saluran urin. Makanya terasa kebelet pipis.
7. Sembelit
Buang air besar (BAB) menjadi sulit dan tidak lancar? Ini lazim terjadi pada awal kehamilan. Hormon tambahan yang diproduksi pada masa kehamilan menyebabkan usus halus lebih lentur dan menjadi kurang efisien.
8. Naiknya temperatur basal tubuh
Nah, bisa dipastikan anda hamil jika suhu basal tubuh meningkat, saat masa haid yang harusnya datang terlewat. dan tidak turun ke level sebelum terjadi ovulasi. Saat terjadinya pembuahan, ovum dibuahi di tuba falopii, dan membutuhkan sekitar seminggu untuk ke rahim, dimana ovum terbuahi akan menempel di sana.
9. Haid tak datang.
Ini pertanda awal kehamilan, apalagi jika haid terbiasa teratur. Dikombinasikan dengan tanda-tanda positif di atas, kemungkinan besar Anda memang hamil.
10. Tes kehamilan.
Jika Anda ingin memastikan kebenarannya, lakukan dengan test pack yang bisa dibeli bebas di apotek. Tes urin akurat untuk kehamilan usia 10-14 hari. Ingat, test kehamilan yang bisa dilakukan di rumah itu belum tentu 100% benar, bahkan setelah melalui cek darah sekalipun. Jika semua tes hasilnya negatif, sementara Anda merasa seperti hamil, lakukan tes lagi. Kali ini ke dokter kandungan. Diambil dari: hanyawanita.com
Dari tanda-tanda kehamilan diatas, aku hanya merasakan beberapa tanda-tanda saja. Aku ingat sekali waktu itu baru sehari telat haid, aku beli alat tes kehamilan hasilnya positif. Seminggu kemudian aku merasa pusing, cepat lelah, sakit di sebagian tubuh terutama pinggang. Payudara ku terasa membesar dan agak nyeri, daerah sekitar putingnya juga terlihat lebih gelap, herannya lagi aku merasa jadi orang yang paling malas sedunia, soalnya aku pengennya baring… terus, bangun tidur jam 8 pagi tapi jam 11 sudah ngantuk dan pengen tidur, aku berfikir apa ini bawaan orang yang hamil muda ya???
Di 3 bulan pertama (trisemester pertama) ini, yang kata buanyak orang masa yang gak enak karna biasanya ibu hamil muda pasti mabuk atau menurut yang aku baca bahasa kerennya tu morning sickness, tapi aku juga pernah baca biar namanya morning sickness, gak selalu pagi hari saja, ibu hamil juga bisa mabuk kapan saja (pagi, siang, malam). Lain halnya dengan aku, di trisemester pertama ini aku gak pernah merasakan yang namanya morning sickness, malahan aku buanyak makan dan minum air es.. aja, soalnya rasanya haus terus.
Hari-hari di trisemester pertama ini, aku merasa beruntung karna gak merasakan yang namanya mabuk, ya.. kata sebagian ibu hamil gak uenak sekali kalau mabuk. Terlebih lagi buat suami ku, dy jadi suami yang paling beruntung sekali karna aku gak pernah minta macem-macem (biasanya dibilang ngidam), gimana enggak?? pernah waktu itu aku pengen makan nasi pecel, aku bilang ” mas ade ngidam nasi pecel ne”, dy jawab “sebenernya ngidam itu gak ada, masa bayi di dalam perut dah bisa mikir mau minta ini itu, itu cuma keinginan ibu aja”. Ya walaupun dy bilang gtu, aku tetetp dibelikan nasi pecel juga seh. Hem… dongkol rasa hati ini, dongkol buanget pokok’e. Besoknya dy bawain artikel tentang ngidam, tenyata emang bener apa yang dibilang suami ku.
Nah.. usia kandungan ku sudah memasuki bulan ketiga, setiap keluar rumah atau ke tempat keluarga, ada saja yang bertanya, “ayuk dah isi kah??”, aku jawab “sudah”. Hem.. mulai deh mereka cerita, ada yang cerita gak boleh minum es lo mbak ayuk, ntar bayinya besar. Gak boleh makan sambel banyak-banyak, nti anaknya bele’en (banyak tai matanya), ada lagi yang cerita klo melahirkan tu suakit. Setiap hari ada saja cerita baru seputar hamil dan melahirkan yang ku dengar, yang pastinya gak enak didengar dan buat aku takut plus ngeri.
Gara-gara dengar cerita sana-sini, aku bilang ke suami ku, dy bilang semua itu cuma mitos dan gak ada hubungannya. Awalnya aku agak ragu juga dengan ucapan suami ku, tapi karna dy memberi aku setumpuk buku yang berhubungan dengan semua itu, aku jadi percaya. Suami ku memang the best deh, dy selalu memberi ilmu dan mengajariku banyak hal. So akhirnya 3 bulan pertama kehamilan banyak ku isi dengan membaca buku.
Saran ne, bwt ibu hamil yang kebetulan membaca artikel ku ini, jangan mudah percaya dengan cerita orang, lebih baik cari dari sumber yang bener-bener bisa dipercaya. Karna kalo kita ngedengerin cerita orang jadinya malah takut, ngeri, stres, dan itu kan gak baek buat orang yang sedang hamil, bener gak?? Caow…